BERBAGI

LayarBerita, Aceh Utara – Pelaksanaan Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 100 Kodim 0103/Aceh Utara di Desa Laue Dua, Kecamatan Nisam Antara, Aceh Utara, Provinsi Aceh, telah memasuki hari ke-11.

Dalam pelaksanaannya, berbagai tantangan dialami oleh prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD bersama masyarakat, seperti kawasan hutan dengan medan yang cukup curam, ditambah faktor alam seperti hujan yang sewaktu-waktu turun, sehingga mengakibatkan sulitnya medan bagi prajurit mengerjakan sasaran fisik.

Namun demikian, tantangan itu tidak sedikitpun menyurutkan mental dan semangat para prajurit Satgas TMMD dalam mengerjakan setiap sasaran, baik itu sasaran fisik maupun non fisik, agar selesai tepat waktu.

Komandan Kodim 0103/Aceh Utara Letkol Kav Fadjar Wahyudi Broto kepada LayarBerita.com, Sabtu (7/10/2017) mengatakan, meski dihadapkan dengan medan yang sulit dan curam disertai hujan yang sering mengguyur kawasan itu, tidak mempengaruhi mental dan semangat kerja prajurit di lapangan. Hal itu lebih dikarenakn rasa tanggungjawab agar semua rangkaian kegiatan TMMD terselesaikan sesuai dengan alokasi waktu yang ditentukan.

“Ada tantangan tersendiri dalam kegiatan TMMD kali ini, selain medannya yang sulit, juga karena seringnya turun hujan. Tapi itu tidak mempengaruhi mental dan semangat kerja prajurit di lapangan untuk menyelasaikan semua rangkaian kegiatan TMMD tepat waktu,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, terhitung mulai tanggal 27 September hingga 26 Oktober 2017, Kodim 0103/Aceh Utara melaksanakan kegiatan TMMD Reguler ke-100 di Desa Alue Dua, Kecamatan Nisam Antara, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh dengan sasaran fisik yang meliputi pembukaan jalan sepanjang 4.000 meter dan lebar 6 meter, pembuatan 4 unit Box Culvert, rehab 2 unit rumah tidak layak huni, pembuatan lapangan volley dan rehab tempat wudhu, tambahnya.

Selain itu juga dilaksanakan kegiatan sasaran non fisik, yakni penyuluhan peternakan, pertanahan, perkebunan, wawasan kebangsaan (Wasbang), Narkoba, kehutanan, hukum dan sosialisasi pembuatan pupuk organic, pungkas Letkol Kav Fadjar Wahyudi Broto. [BIM]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here