BAGIKAN

LayarBerita, Jakarta – Sebanyak 34 kepala sekolah atau ketua majelis pembimbing Gugus Depan (Kamabigus) yang berpangkalan di SD dari seluruh daerah akan mengikuti lomba pengelolaan Gugus Depan (Gudep) terbaik. Lomba dilaksanakan melalui presentasi dan pameran keunggulan Gudep tingkat nasional. Kegiatan ini merupakan rangkaian Lomba Gudep Unggul dan Festival Penggalang Ceria SD Tingkat Nasional 2017.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bekerjasama dengan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, lomba bakal digelar di Grand Mulya Hotel and Convention, Bogor tanggal 17-21 Oktober 2017.

“Sementara itu, peserta didik akan berlomba keterampilan berkemah dan ketangkasan Pramuka, seni dan teknologi, literasi, dan penggunaan IT dalam Festival Penggalang Ceria,” kata Tim Penilai Verifikasi Lomba, Mohammad Roem saat dihubungi, Jumat (6/10) kemarin.

Gudep berpangkalan di SD yang ada di setiap provinsi dipilih satu yang terbaik untuk menjadi wakil provinsi. Selanjutnya, 34 Gudep Unggul tingkat Provinsi itu bisa mengikuti lomba untuk menjadi Gudep Unggul Tingkat Nasional 2017.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan Provinsi bekerjasama dengan Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka setempat menetapkan empat Gudep Unggul Tingkat Provinsi. Tim Penilai Pusat melakukan visitasi untuk menilai dan menetapkan satu Gudep Unggul Tingkat Provinsi pada Agustus 2017 lalu.

“Peserta perwakilan Provinsi sejumlah 21 orang, yaitu 1 Kamabigus, 1 pembina putra, 1 pembina putri, 1 perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi, 1 perwakilan Kwarda, 8 Pramuka Penggalang putra, dan 8 Pramuka Penggalang putri,” ujar Tim Penilai Verifikasi Lomba, Kak Mohammad Roem saat dihubungi, Jumat (5/10) pagi.

Sebanyak 34 SD yang akan berlomba itu sudah ditetapkan melalui SK Direktur Pembinaan SD, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud nomor 2067/D2/KP/2017.

Berikut nama-namanya:

  1. SDS Pertiwi Sabang, Aceh
  2. SDN 163080 Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara
  3. SDN 10 Sungai Sapih, Kota Padang, Sumatera Barat
  4. SDN 6 Perawang Barat, Kabupaten Siak, Riau
  5. SDN 8 Sekayu, Kabupaten Musi Banyasin, Sumatera Selatan
  6. SDN 33 Sungai Rengas, Kabupaten Batanghari, Jambi
  7. SDIT Iqra II, Kota Bengkulu, Bengkulu
  8. SDN 1 Gunung Madu, Lampung Tengah, Lampung
  9. SDN 15 Pangkalpinang, Bangka Belitung
  10. SDN 014 Kec. Bukit Bestari, Kota Tanjung Pinang, Kep. Riau
  11. SDN Palasari, Kab. Cianjur, Jawa Barat
  12. SD An-Nisaa, Kota Tangsel, Banten
  13. SDN Pekayon 16 Pagi, Jakarta Timur, DKI Jakarta
  14. SDN 1 Sambirata, Banyumas, Jawa Tengah
  15. SDN Mlati 2, Kab. Sleman, DIY
  16. SDN Babadan 01, Kab. Blitar, Jawa Timur
  17. SDN 9 Sungai Raya, Kab. Kubu Raya, Kalimantan Barat
  18. SDN Sungai Jingah 5, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan
  19. SDN 8 Langkai, Palangkaraya, Kalimantan Tengah
  20. SD Kemala, Balikpapan Kota, Kalimantan Timur
  21. SDN 07 Kota Nunukan, Kalimantan Utara
  22. SDN 1 Semarapura, Kab. Klungkung, Bali
  23. SDN 13 Ampenan, Kota Mataram, NTB
  24. SD Inpres Kobelete, Kab. Timor Tengah Selatan, NTT
  25. SDN 3 Sambung Jawa, Kab. Pangkep, Sulawesi Selatan
  26. SDN 3 Baruga, Kendari, Sulawesi Tenggara
  27. SDN 15 Palu, Sulawesi Tengah
  28. SDN Inpres 3/77 Danowudu, Kota Bitung, Sulawesi Utara
  29. SDN 13 Kabila, Kota Bone Bolango, Gorontalo
  30. SDN 007 Sidodadi, Poliwandar, Sulawesi Barat
  31. SDN 13 Kota Ambon, Maluku
  32. SDN 2 Indonesiana, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara
  33. SD Hikmah I Yapis, Jayapura Utara, Papua
  34. SD Inpres 22, Kab. Sorong, Papua Barat. [pramukapos.com]

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here