BERBAGI

Layarberita,  Belawan –  Pada pelabuhan, baik laut maupun udara tentu banyak pihak yang terlibat dalam mengurusi kelancaran arus barang dan penumpang. Sejauh ini, untuk pelabuhan udara tampaknya aturan yang diterapkan sudah jelas dan baku. Tidak terlihat adanya tumpang tindih diantara para petugas. Semua berjalan tertib dan satu komando.

Namun hal ini tidak berlaku pada pelabuhan laut, seperti Pelabuhan Belawan. Aturan yang diterapkan terkesan berbeda diantara para petugas dari instansi berbeda. Sehingga membuat para calon penumpang harus bolak balik dari ruangan ke ruang sebelum ceckin. Kondisi ini kerap terjadi dan membuat para penumpang bingung. Seperti yang dialami ratusan peserta Pramuka dari berbagai daerah, Selasa (8/8/2017), yang akan mengikuti kegiatan Rainas di Cibubur.

Awalnya petugas keamanan (bukan petugas Pelni) meminta peserta Pramuka berkumpul dalam ruangan terpisah dengan penumpang umum. Apalagi saat masuk pelabuhan, memang petugas meminta agar peserta pramuka didahului masuk. Namun bukan itu yang jadi problem, jelang keberangkatan petugas keamanan meminta peserta berbaris dan masuk ke ruang lain yang telah lebih dulu dikosongkan. Dengan alasan untuk memisahkan peserta dengan penumpang umum.

Lokasi kumpul di belakang gedung pelabuhan yang dekat dengan jalur masuk. Setelah ratusan peserta berkumpul, lalu petugas Pelni mendatangi para peserta dan menjelaskan kalau tidak dibenarkan berkumpul dilokasi tersebut. Sebab menurut petugas Pelni, semua calon penumpang harus melewati jalur pemeriksaan tiket dari depan.

Mendapat penjelasan ini, kembali para peserta berbaris untuk berjalan pindah dari lokasi tersebut menuju pintu masuk bagian depan gedung. Untungnya, petugas Pelni membantu proses ceckin peserta dengan meminta koordinator kontingen masing-masing langsung ke petugas. Sehingga nantinya para peserta langsung masuk setelah menerima tiket tanpa harus menunggu lama lagi.

“Ini bukan yang pertama kami alami. Hal ini juga kita alami pada kegiatan lalu yang juga menggunakan jalur laut, ” ujar salah seorang ketua kontingen asal Aceh. [red]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here