BERBAGI

LayarBerita.com – Baru-baru ini, media sosial dihebohkan dengan pemberitaan narkoba jenis flakka yang dapat mengubah penggunanya bertingkah laku bagai zombie. Pada kenyataannya, masih ada banyak bentuk dan jenis nakoba lainnya yang harus Anda ketahui dan waspadai.

Yang paling baru yaitu ekstasi asal Belanda. Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri dengan Bea Cukai Kementerian Keuangan menggagalkan penyeludupan 1,2 juta ekstasi asal Negeri Kincir Angin tersebut. Ekstasi yang diseludupkan itu disebut memiliki bentuk yang lucu dan menyerupai tokoh kartun Minions di film Despicable Me.

Narkoba berbentuk Minions itu ternyata tidak benar-benar ‘anak baru’ yang beredar di Indonesia. Pada akhir 2016, polisi juga berhasil membekuk pengedar narkoba jenis ini di Depok, Jawa Barat.

Saat itu, polisi sempat terkecoh karena mengira ekstasi berbentuk Minions itu adalah vitamin untuk anak. Namun, setelah dilakukan pengujian laboratorium, Minions tersebut diketahui mengandung metilen dioksi metil amphetamin alias senyawa MDMA yang lazim ditemui di narkotika jenis ekstasi.

Oleh karenanya, Anda harus lebih waspada dan teliti dalam membelikan vitamin atau permen dengan bentuk-bentuk yang lucu, demi melindungi anak Anda.

Selain berbentuk lucu, narkoba juga rupanya mulai ‘menyelinap’ ke tengah-tengah kehidupan masyarakat modern. Popularitas rokok elektrik atau lebih dikenal vape rupanya juga dimanfaatkan oleh para pengedar. Badan Narkotika Nasional (BNN) menemukan jenis narkotika baru yang dicampurkan dan diedarkan dalam liquid untuk rokok elektrik.

Narkotika yang diselundupkan lewat liquid itu bernama 4-CMC dan berwarna biru. Cairan itu pun dikemas dan menggunakan nama jual Blue Safir atau Snow White. Selain narkotika, polisi juga pernah menangkap penjual liquid rasa ganja. Cairan itu dijual secara online seharga sekitar Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta untuk kemasan 10ml-30ml.

Di balik kepungan obat-obatan terlarang tersebut, Anda jelas harus waspada. Transformasi bentuk narkoba memang sengaja diciptakan untuk mengelabui siapapun, termasuk orang tua dan aparat berwenang. [Klikdokter.com]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here