BERBAGI
Komandan Kodim 0103/Aceh Utara Letkol Kav Fadjar Wahyudi Broto menyerahkan 4 senjata api ilegal kepada Komandan Korem 011/Lilawangsa Kolonel Agus Firman Yusmono dari penggalangan Opter TNI tahun 2017 di Kabupaten Aceh Utara, Selasa (1/8/2017). (Foto: LayarBerita.com/Kur)

LayarBerita, Lhokseumawe – Komandan Korem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Agus Firman Yusmono, kembali menerima empat pucuk senjata api sisa konflik yang diserahkan oleh warga.

Penyerahan senjata api serbu laras panjang dan pistol tersebut diterima Danrem 011/Lilawangsa, di Gedung Aula Yudha Korem 011/LW di Lhokseumawe, Selasa (1/8/2017) pagi.

Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa Kolonel Inf Agus Firman Yusmono mengatakan, dalam sebulan ini pihaknya sudah mengamankan lima pucuk senjata api lengkap dengan magazen dan amunisi aktif. Satu pucuk senjata jenis AK 56 diserahkan masyarakat Kabupaten Pidie melalui Dantim Intel Korem Kapten Inf Wahid beberapa waktu lalu.

Sementara pagi ini kembali diserahkan 4 pucuk senjata api, yakni 2 senjata jenis AK dan 2 pistol lengkap dengan magazen serta 69 butir amunis aktif oleh masayarakat Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe melalui Dandim 0103/Aceh Utara dari hasil penggalangan kegiatan Operasi Teritorial (Opster) TNI Tahun 2017 di Kabupaten Aceh Utara, atas dasar kesadaran masyarakat sendiri.

Komandan Korem 011/Lilawangsa Kolonel Agus Firman Yusmono didampingi Dandim 0103/Aceh Utara, para Kasi, Komandan Satuan, Dantim Intel Korem 011/Lilawangsa, memeriaksa senjata ilegal yang diserahkan warga dari hasi penggalangan Opster TNI 2017 di Kabupaten Aceh Utara, Selasa (1/8/2017)

Menurutnya, senjata api tersebut merupakan sisa konflik lalu, karena saat diserahkan ada beberapa senjata masih berlumuran oli, yang tujuannya saat ditanam senjata tersebut tidak berkarat.

Terkait hal ini, Danrem mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada warga masyarakat Kabupaten Pidie, masyarakat Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe, dimana dengan sukarela telah menyerahkan senjata api kepada pihak TNI. Ini adalah bukti akan pentingnya kehadiran TNI melalui kegiatan Opster Teritorial (Opster).

“Kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat dapat menyadarkan masyarakat dan membawa ketenangan dan keamanan dalam masyarakat,”harap Danrem 011/LW.

Selain itu, Danrem mengimbau kepada masyarakat yang tahu dan masih menyimpan senjata api sisa konflik atau yang menggunakan sejata ilegal, agar segera menyerahkan ke pihak berwenang, baik kepada TNI maupun Polri.

“Jangan takut, tidak akan ada tindakan hukum, bagi yang sadar untuk menyerahkan senjata api. Silahkan serahkan ke aparat TNI maupun Polri terdekat.  Bila masih ragu, silahkan melalui saya di Korem 011/LW,” imbaunya.

Proses penyerahan Senpi tersebut disaksikan oleh para Dandim 0103/Aceh Utara, para Kasi Korem 011/LW, para Komandan Satuan Dinas Jawatan Korem 011/LW dan Dantim Intel Korem 011/Lilawangsa. (Maskur) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here