Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Aceh H Muzakir Manaf membuka secara resmi Musabaqah Tunas Ramadhan, Rabu (7/6/2017) malam di Tapaktuan Aceh Selatan. (Ist)

LayarBerita, Tapaktuan – Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Aceh yang juga Wakil Gubernur Aceh H Muzakir Manaf menegaskan, pelaksanaan Musabaqah Tunas Ramadhan yang dilaksanakan setiap Bulan Ramadhan merupakan salah satu sarana untuk membumikan Al-Qur’an di Bumi Serambi Mekah.

Hal H Muzakir Manaf saat membuka secara resmi Musabaqah Tunas Ramadhan 1438 H, yang dipusatkan di Taman Pala Indah Tapak Tuan, Rabu (7/6/2017) malam.

“Semoga Pramuka Aceh menjadi kader kepanduan terbaik, yang tidak semata menjunjung tinggi nasionalisme tetapi juga mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Musabaqah Tunas Ramadhan yang rutin kita laksanakan setiap tahun adalah salah satu upaya untuk membumikan Al-Qur’an,” tegas Wagub.

Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Mualem itu berharap agar Pramuka Aceh menjadi pelopor tumbuhnya kader-kader penerus bangsa berkarakter Qur’ani.

Musabaqah Tunas Ramadhan adalah salah satu cara kita untuk menggembleng generasi muda Qur’ani. Kita mendorong Gerakan Pramuka Aceh untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di Bumi Serambi Mekah, sehingga kader Pramuka Aceh menjadi contoh dan panutan bagi generasi muda Aceh, bahkan Indonesia,” sambung Mualem.

Wagub juga mengingatkan agar generasi muda saat ini dapat menyikapi kemajuan teknologi dengan cara yang bijak, sehingga kemudahan-kemudahan yang telah ada saat ini tidak dipergunakan dengan cara yang salah.

“Kita lihat bagaimana dengan kemajuan teknologi kita dapat dengan mudah mendapatkan berita-berita yang belum tentu kebenarannya. Bagaimana nama baik seseorang dengan mudahnya dihancurkan hanya dengan sebuah berita-berita bohong. Kita harus mampu memfilter atau menyaring dengan baik. Jangan sampai teknologi yang diciptakan untuk memudahkan kehidupan manusia justru membinasakan manusia dengan saling menjelekkan dan menjatuhkan. Kita tentu saja berharap, kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk mendidik kader-kader yang nantinya akan menjadi contoh teladan dan panutan bagi masyarakat luas dalam kehidupan sehari-hari,” sambung Mualem.

Mualem berharap, berbagai hadiah yang disediakan oleh panitia dapat mendorong kader pramuka Aceh untuk lebih serius belajar, memahami dan mencintai Al-Qur’an serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Narkoba Semakin Mengkhawatirkan

Dalam kesempatan tersebut, Wagub kembali mengingatkan bahaya narkoba yang semakin merajalela di kalangan generasi muda. Bukan hanya di Aceh, narkoba juga merupakan musuh bagi Indonesia bahkan dunia. Wagub bahkan menegaskan, bahwa narkoba adalah salah satu cara untuk membersihkan etnis secara halus.

“Peredaran narkoba sudah sangat mengkhawatirkan. Sudah banyak generasi muda Aceh yang terjebak bujuk rayu narkoba. Mulai dari tingkat SMP sudah terpengaruh narkoba, bahkan sudah ada kasus anak tingkat sekolah dasar yang terpengaruh narkoba. Jangan sekali-sekali mencoba mendekati narkoba. Saya tidak akan bosan untuk mengingatkan karena sekali saja kita terjebak, maka kita tidak akan keluar dari lingkaran peredaran barang haram tersebut,” kata Wagub.

“Saya ucapkan selamat berkompetisi dengan sportif, junjung tinggi nilai persaudaraan yang termaktub dalam Alqur’an,” pungkas Wakil Gubernur Aceh.

Pembukaan Musabaqah Tunas Ramadhan ditandai dengan pemukulan bedug yang dilakukan oleh Ka Kwarda Pramuka Aceh, didampingi Bupati Aceh Selatan.

Sementara itu, Bupati Aceh Selatan, H T Sama Indra, selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang Pramuka Kwarcab Aceh Selatan, dalam sambutannya mengatakan, bahwa Qur’an memberikan ketenangan bagi siapapun yang membaca dan menghayati serta mengamalkannya, karena Al-Qur’an merupakan kalam Allah, yang diturunkan sebagai petunjuk bagi ummat manusia.

“Semoga kegiatan ini berjalan dengan baik dan menjadi nilai ibadah bagi kita semua,” kata Sama Indra.

Musabaqah Tunas Ramadhan 1438 H/2017 akan berlangsung mulai tanggal 7-12 Juni. Kegiatan tahunan ini diikuti oleh 15 kwarcab se-Aceh yang terdiri atas 220 peserta dan 90 official. Sedangkan 7 kwarcab lainnya absen, yaitu Kwarcab Aceh Timur, Aceh Jaya, Simeulue, Gayo Lues, Aceh Tenggara, Aceh Tamiang dan Aceh Singkil.

Pihak panitia telah mempersiapkan hadiah berupa piala dan uang pembinaan. Selain itu, juara 1 masing-masing kategori akan mendapatkan hadiah umrah. Tahun ini, Musabaqah Tunas Ramadhan juga diikuti oleh kontingen Pramuka dari Kwarda Sumatera Utara dan Kwarda Lampung. [rel]

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar Anda !
Masukkan Nama Anda