Petugas medis membawa keluar Anak Buah Kapal (ABK) asing kewarganegaraan Yunani, Papargyris Charalampos (27), dari ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) menuju ruang rawat inap Rumah Sakit Arun, Lhokseumawe, Aceh, Senin (22/5). ABK Tanker bermuatan amoniak itu diselamatkan nelayan dalam kondisi mengapung di perairan Selat Malaka atau 40 mil dari bibir Pantai Bluka Teubai, Krueng Geukuh, Aceh Utara. ABK itu dilaporkan terlempar dari kapal tanker tujuan Redendo, California, Amerika Serikat, akibat hempasan gelombang tinggi. (ANTARA FOTO/Rahmad)

LayarBerita, Aceh Utara – Nelayan asal Desa Bluka Teubai Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, menyelamatkan seorang pelaut asal Yunani yang terapung di sekitar perairan Aceh, Senin (22/5/2017).

Menurut keterangan dari Panglima Laot (lembaga adat hukum laut) Kecamatan Dewantara Didi Darmadi, pelaut asal Yunani tersebut ditemukan oleh nelayan bernama Dedy Bin Kasyah sekitar 40 mil dari Pantai Dewantara.

Saat ditemukan, kondisi korban sedang terapung di laut dan dalam keadaan lemah.

Penemuan korban sekitar pukul 17.00 WIB dan langsung dinaikkan ke perahu nelayan lalu dibawa ke pinggiran Pantai Dewantara.

“Jarak waktu tempuh antara lokasi penemuan dengan tempat yang ditujuh 5 jam. Jam 21.00 malam tadi baru sampai mereka ke daratan,” kata Didi Darmadi.

Ia mengatakan setelah sampai di daratan, pihaknya menghubungi Polsek Dewantara. Polisi lalu membawa korban ke Rumah Sakit PT Arun, Lhokseumawe untuk mendapat pertolongan medis.

Menurut dia, pelaut asing tersebut bernbama Papargyris Charalampos (27). Korban adalah anak buah kapal (ABK) pembawa amoniak berbendera Yunani (Greek).

Korban terlempar k elaut sekitar pukul 12.00 namun baru ditemukan oleh nelayan sekitar pukul 17.00 WIB. [Aceh.Antaranews.com]

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here