Ilustrasi DPRK Aceh Utara menggelar paripurna.

LayarBerita, Aceh Utara  –   Akhirnya DPRK Aceh Utara menyetujui RAPBK tahun 2017 untuk dijadikan qanun Kabupaten Aceh Utara, Jumat (27/1/2017) sore kemarin.  Pengesahan terjadi setelah 4 fraksi yang ada menyatakan menerima RAPBK yang jumlah belanja mencapai Rp2,682 triliun, pada rapat paripurna ke I masa persidangan I di gedung dewan setempat.

Adapun jumlah pendapatan dalam RAPBK tahun 2017 sejumlah Rp2,682 triliun.  Melihat jumlah belanja, akan terjadi defisit sebesar Rp 13 miliar.  Kondisi ini akan ditutupi oleh pembiayaan netto, sehingga tidak terjadi defisit.

Dalam pendapat akhir fraksi tersebut, sejumlah fraksi menyampaikan saran dan pendapat kepada Pemkab Aceh Utara.  Diantaranya peningkatan Pendapatan Asli daerah (PAD) serta penertiban aset Milik Pemkab Aceh Utara yang ada di Kota Lhokseumawe.

Rapat paripurna tersebut dihadiri oleh Plt Bupati Aceh Utara, Muhammad Jamil serta sejumlah pejaba lainnya di Kabupaten Aceh Utara.  rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRK Aceh Utara, Ismail A Jalil yang didampingi dua wakil ketua yakni, H.Abdul Muthalib dan H.Mulyadi CH.  [red]

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here