Pipa-pipa besi dan lempengan-lempengan beton bertumpang tindih di lantai di dalam menara pendingin.(Xinhua)

LayarBerita, Xinhua –  Sebuah menara pendingin yang masih belum selesai dibangun di sebuah pembangkit listrik di provinsi Jiangxi, Cina, ambruk.  Akibatnya, sekitar 40 orang tewas akibat reruntuhan menara tersebut.

Laporan kantor berita Cina, Xinhua, sejumlah orang dikabarkan masih terjebak di reruntuhan menara di pembangkit listrik Fengcheng itu. Proyek ini dianggarkan senilai 7,67 miliar yuan (Rp16 triliun).

Dinas pemadam kebakaran provinsi Jiangxi mengatakan, 32 truk pemadam kebakaran dan 212 serdadu dikerahkan untuk misi penyelamatan.

Saat terjadi kecelakaan, di lokasi itu terdapat 68 orang yang sedang bekerja.

Foto-foto yang beredar di media Cina menunjukkan pipa-pipa besi dan lempengan-lempengan beton bertumpang tindih di lantai di dalam menara pendingin.

Menurut koran Jiangxi Daily, dua menara pendingan setinggi 168 meter sedang dibangun untuk pembangkit listrik bertenaga batubara berkekuatan 1.000 megawatt itu.

Kecelakaan fatal bukan merupakan halal yang langka di kawasan industri Cina, karenanya belakangan berbagai kalangan menuntut penerapan standar keamanan yang lebih tinggi. [] sumber : bbc.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here