BAGIKAN
Ilustrasi KPK (net)

LayarBerita, Jakarta –  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan 7 tersangka yang terlibat kasu suap mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho, Jumat (5/8/2016).  Sebelumnya, KPK telah menetapkan ketujuhnya sebagai tersangka.

“Untuk kepentingan penyidikan, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan upaya hukum penahanan terhadap tujuh tersangka mulai hari ini hingga 20 hari ke depan,”seperti dilansir kpk.go.id oleh Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati Iskak.

Tersangka MA, GUM dan PES ditahan di Rumah Tahanan Polres Metro Jakarta Pusat, sementara BHS, BPN, dan ZES ditahan di Rumah Tahanan Negara Klas I Salemba Jakarta Pusat, serta ZH ditahan di Rumah Tahanan Polres Metro Jakarta Timur.

Mereka diduga telah menerima hadiah atau janji dari tersangka GPN selaku Gubernur Sumatera Utara, untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam jabatannya yang bertentangan dengan kewajibannya terkait Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2012-2015.

Atas perbuatannya, tersangka MA, BPN, GUM, ZES, BHS, ZH dan PS disangkakan melanggar Pasal 12 huruf  a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 jo. pasal 64 ayat (1) jo. pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Dalam kasus ini total KPK telah menetapkan 13 orang sebagai tersangka. 6 tersangka yang telah ditetapkan sebelumnya, yaitu GPN (Gubernur Provinsi Sumatera Utara), SB (Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara periode 2009 – 2014), CHR (Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara periode 2009 – 2014), AJS (Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara periode 2009 – 2014), KH (Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara periode 2009 – 2014) dan SPA (Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara periode 2009 – 2014).  []

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here