Menteri Perhubungan Ignasius Jonan saat peninjauan lintas KA Medan-Binjai-Besitang, Kamis (4/2).

 

LayarBerita, Medan –  Pembangunan rel lintasan kereta api dari Besitang (Sumatera Utara) – Langsa (Aceh) masih terkendala pembebasan lahan.  Jalur lintasan yang akan dipakai diperkirakan padat dengan masyarakat pemilik lahan.  Hal ini diungkapkan oleh Menteri Perhubungan Ignasius Jonan saat peninjauan lintas KA Medan-Binjai-Besitang, Kamis (4/2/2016).

“Kalau masyarakat rela melepaskan lahannya, maka akan dibangun,” ucap Menhub seperti yang dirilis Laman dephub.go.id.

Untuk pembangunan rel dari Besitang menuju Langsa, Kementerian Perhubungan akan berupaya sesegera mungkin melakukan pendekatan ke masyarakat guna melakukan pembebasan lahan.  Sehingga pembangunan dapat segera dilakukan setelah selesainya pembangunan rel Binjai – Besitang yang diperkirakan rampung tahun 2016 ini.

Pernyataan ini dikatakan Menteri Jonan, saat kunjungan kerja ke Medan, Sumatera Utara guna meninjau progres pembangunan reaktivasi jalur kereta api Trans Sumatera dari Binjai menuju Besitang yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan.

Pada kesempatan tersebut, Menhub Jonan juga menyempatkan diri meninjau progres pembangunan double track jalur kereta dari Kota Medan menuju Bandara Internasional Kualanamu dan dilanjutkan pada Jumat (5/2). Menhub juga mengunjungi sejumlah bandara antara lain Bandara Silangit, Bandara Teuku Cut Ali di Aceh Selatan, dan Bandara Alas Leuser Aceh Tenggara. (redaksi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here