LayarBerita, Lhokseumawe –  Dua warga diamankan oleh personel gabungan yang sedang menggelar operasi yustisi.  Pasalnya keduanya, kedapatan memiliki narkotika jenis sabu-sabu oleh petugas, Jumat (18/9/2020) sekira pukul 10.30 Wib. Kejadian ini saat petugas sedang melakukan razia di Lorong I Desa Mon Geudong, Banda Sakti Kota Lhokseumawe tepatnya di depan Terminal Bus Kota Lhokseumawe.

Adapun kedua warga ini berinisial, WD (32) seorang  pria yang berprofesi sebagai nelayan warga Desa Ulee Jalan Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe.  Dirinya bersama CD (20) seorang wanita yang berstatus pelajar warga Keude Baroh Desa Paloh Dayah Kecamatan Muara Satu Kota Lhokseumawe.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto, menjelaskan bahwa kedua tersangka ditangkap saat personel gabungan melakukan razia gabungan pendisiplinan covid-19 terhadap warga di jalan depan Terminal Bus Lhokseumawe.

Saat itu, lanjut Kapolres, keduanya melintas dengan mengendarai Sepmor.  Ketika petugas menghentikan kendaraannya, petugas melihat penumpang yang duduk di belakang menjatuhkan sebuah benda.  Ketika dilakukan pemeriksaan, ternyata  benda tersebut 2 bungkus paket diduga narkotika jenis sabu. Benda tersebut dimasukkan ke dalam plastik transparan berles warna merah didekat kaki tersangka CD.

Selanjutnya kedua tersangka dibawa ke Satnarkoba Polres Lhokseumawe untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut. Dari kedua tersangka ditemukan barang bukti 2 bungkus paket diduga narkotika sabu dengan berat barang bukti sabu 2.40 gram/bruto. Selain itu juga diamankan 1 unit Sepmor merk Honda Vario warna merah dengan No Pol BL 4076 ZP, serta 1 unit HP merk strawberry. [rel]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *