LayarBerita, Lhokseumawe – Tim Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan HAM (Kemenko Polhukam) RI, mengunjungi penampungan pengungsi Rohingya di bekas kantor BLK Aceh Utara di Desa Meunasah Mee Kandang, Kecamatan Muara, Kota Lhokseumawe,  Kamis (16/7/2020) sore.

Kedatangan tim yang dipimpin Kepala Bidang Doktrin Pertahanan pada Asisten Deputi Koordinasi Doktrin dan Strategi Pertahanan Kemenko Polhukam RI, Kolonel Inf Suteikno Suleman, untuk mengecek langsung kondisi 99 imigran Rohingya, serta mengecek kesiapan satuan tugas (Satgas) penanganan pengungsi yang dibentuk oleh Pemerintah Kota Lhokseumawe.

Pada kesempatan tersebut, Kolonel Inf Suteikno Suleman sempat berinteraksi dengan sejumlah imigran Rohingya yang dibantu penerjemah dari UNHCR.

“Saya tadi sempat wawancara dengan sejumlah imigran Rohingya dan mereka telah ditangani dengan baik oleh Satgas. Logistik bagi pengungsi juga sudah memadai. Dukungan dari NGO dan LSM juga sudah luarbiasa. Kesiapan Satgas juga sudah sangat baik,” katanya.

Ia juga mendapatkan laporan dari UNHCR selaku kordinator bahwa sejumlah program penanganan baik untuk jangka pendek, menengah dan panjang juga elah dipersiapkan.

Saat ditanya wartawan terkait  kebijakan pemerintah pusat terhadap status imigran asal Rakhine itu, Sutiekno mengaku belum bisa menjawab, karena itu bukan kewenangannya.

Namun ia memastikan penanganan Rohingya saat ini menunjukkan bahwa pemerintah pusat serius menangani persoalan imigran dan tetap mengutamakan nilai-nilai kemanusian.

Dalam kunjungan tersebut, Kolonel Inf Suteikno Suleman bersam tim turut didampingi oleh Wali Kota Lhokseumawe, Forkopimda Kota Lhokseumawe, Sekda Kota Lhokseumawe dan Kepala Dinas terkait. (BIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *