[Infotorial Pemkab Siak]

LayarBerita, Siak –  Bupati Siak Alfedri membuka secara langsung kegiatan penyuluhan protokol kesehatan selama masa pandemi Covid-19.  Hal ini bertujuan untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Siak, khususnya di Kecamatan Kandis.

“Kita turut berduka cita dan prihatin dengan kabar wafatnya seorang dokter yang meninggal, lantaran positif Covid-19 yang bertugas di Kabupaten Kampar.  Ini  berarti sudah banyak pahlawan medis yang meninggal karena Covid-19,” ucap Alfedri saat memulai sambutannya.

Mulai saat ini, sambungnya, mari sama-sama kita putuskan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Siak, dengan cara tidak menjadikan petugas kesehatan sebagai ujung tombak Covid-19. Akan tetapi mari kita bersama-sama yang menjadi ujung tombaknya.

“Jika kita bisa menjaga dan menjalankan protokol kesehatan dengan sebaik mungkin, insyaallah tidak akan ada petugas medis yang berkorban dan positif Covid-19 lagi. Lantaran masyarakat sudah bisa menekan angka penyebarannya, seperti menjaga kebersihan diri dan lingkungan, selalu memakai masker, rajin mencuci tangan, tidak bersentuhan, dan menjaga jarak,” imbau Alfedri kepada para ibu kader PKK dan Posyandu, di Aula Waterboom Bianglala, Kecamatan Kandis, Minggu (13/9/2020).

Alfedri juga berpesan, kepada para kader yang hadir, untuk terus mengingatkan dengan anggota keluarga di rumah, baik dengan anak, suami serta masyarakat sekitarnya. Agar terus mentaati protokol kesehatan.  Penyampaian Bupati Siak ini disampaikan langsung kepada 150 kader yang tergabung dalam PKK dan Posyandu se Kecamatan Kandis. [Abb/rel]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *