LayarBerita, Banda Aceh – Anggaran Revitalisasi Ruangan Setda Aceh yang bernilai miliaran rupiah, beredar di sejumlah media sosial.  Jika benar foto yang beredar tersebut, tentu sangat tidak layak dan menyayat hati masyarakat di tengah kondisi pandemi corona saat ini.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Umum PW KAMMI Aceh, Ahsanul Abid M.Pd.  Dirinya menilai penggunaan anggaran yang cukup besar ini sedikit pun ‘hana bereh’ dan tidak pro terhadap rakyat.

“Kalau pun ingin direnovasi, sebaiknya jangan dilakukan di tengah kesulitan ekonomi, yang sedang dirasakan oleh rakyat Aceh saat ini,” ujarnya.

Menurutnya, di tengah pandemi covid-19 ini, hanya satu harapan rakyat, yaitu terpenuhi kebutuhan pangan mereka, agar rakyat tetap bisa bertahan hidup. Apalagi anggaran yang hampir mencapai 5 miliar itu, tentu sangat bisa membantu permasalahan ekonomi yang sedang dihadapi oleh rakyat Aceh.

Sambung Ahsanul, di masa pandemi covid – 19 ini, kita bisa melihat sendiri bahwa banyak sekali tenaga kerja yang harus diberhentikan karena ketidak berlangsungan usaha, sekolah dan berbagai sektor lainnya. Tentunya ini bisa dibayangkan, sudah berapa bulan ini, sejumlah masyarakat tidak mendapatkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

Mengingat inilah, KAMMI Aceh meminta agar Pemerintah Aceh membatalkan revitalisasi ruangan Setda Aceh yang menggunakan anggaran APBA Tahun 2020.

Selain itu, Abid meminta agar kinerja pemerintah yang manfaatnya bisa dirasakan oleh Rakyat Aceh, bukan justru hanya mementingkan kelompok elit semata yang sedang menguasai Pemerintah Aceh.

“KAMMI Aceh juga sangat mengharapkan peran legislatif, agar serius mengawal dan mengevaluasi kinerja Pemerintah. Sehingga ketika ada hal-hal yang tidak pro terhadap rakyat, maka legislatif berhak menegur dan mengevaluasi program tersebut,” ucap Ahsanul melalui rilis yang dikirm, Minggu (12/7/2020). [rel]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *