Aceh - News - 8 April, 2020

Ini Keterangan Terkait Info Beredar di Medsos Dokter Spesialis Positif Corona dari Hasil Rapid Test

LayarBerita, Lhokseumawe – Sejumlah warga di Kota Lhokseumawe dikejutkan dengan informasi yang beredar di media sosial, tentang seorang dokter spesialis di Kota Lhokseumawe positif covid-19 berdasarkan pemeriksaan rapid test. Informasi itu berisikan tulisan sebuah laporan terkait seorang dokter yang dinyatakan positif terpapar corona kepada atasannya.

Tentunya info yang belum pasti siapa yang menyebar ini membuat warga resah.  Pasalnya nama dan alamat dokter dengan jelas tertulis dalam informasi yang tersebar tersebut.  Padahal sebelumnya daru gugus tugas penanganan covid-19 Lhokseumawe maupun Aceh Utara tidak pernah menginformasikan hal tersebut.

Selain warga, sejumlah kalangan wartawan juga berupaya menghubungi sejumlah pihak berkompeten untuk mempertanyakan info yang beredar tersebut.  termasuk kepada Komanda Kodim 0103/Aceh Utara Letkol Agung Sukoco dan Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Aceh Utara Andree Prayuda.

Menurut Andree, info yang beredar itu langsung dilakukan penelusuran.  Nama yang tertulis yakni dokter spesialis memang benar merupakan seorang PNS di Kabupaten Aceh Utara yang bertugas di RSU Cut Mutia.  Namun dirinya tercatat sebagi warga Kota Lhokseumawe.

“Kita sudah coba menelusuri informasi tersebut, dan benar dirinya PNS di Kabupaten Aceh Utara.  Namun terkait apakah beliau itu positif atau negatif, kita belum tahu, karena belum ada hasil pemeriksaan dari lab Balitbang. Kalau dari hasilrapid test, itu tentu belum dapat kita jadikan rujukan,” terang Andree.

Selain itu, dirinya mengatakan tidak punya wewenang untuk mengomentari lebih lanjut terkait hal tersebut.  “Dokter terseut warga Lhokseumawe, jadi biar saja gugus tugas Kota Lhokseumawe yang memberikan komentar,” ucapnya singkat.

Sementara itu, Komandan Kodim 0103/Aceh Utara, Letkol Agung Sukoco kepada wartawan memberikan komentar terkait tulisan tersebut.  Bahkan dirinya telah melakukan pertemuan dan melakukan koordinasi terkait info tersebut.

Menurut Agung, terkait tulisan tersebut, dirinya menyampaikan bahwa tidak pernah mengeluarkan atau membuat tulisan itu. Tentang isi dari tulisan, dirinya juga mengaku tidak bisa berkomentar terlalu banyak. Akan tetapi berdasrakan hasil diskusi dirinya dengan Kadis Kesehatan Kota Lhokseumawe, bahwa memang benar sejumlah tenaga medis telah dilaksanakan rapid test.

“Memang sudah dilaksanakan rapid test terhadap beberapa tenaga medis termasuk salah satunya dokter yang namanya tercantum dalam tulisan tersebut,” ujar Agung.

Lanjutnya, hasil rapid test memang menyatakan positif, akan tetapi itu bukan dasar kuat dinyatakan sebagai positif virus corona. Sebab menurut konsultasinya dengan Kadis Kesehatan Kota Lhokseumawe, yang digunakan sabagai dasar seseorang positif virus corona atau tidak adalah hasil laboratorium Balitbang Kemenkes RI.

“Saat ini kita sedang menunggu hasil pemeriksaan dari laboratorium,” kata Dandim.

Sambungnya, penanganan terhadap seseorang yang positif rapid test adalah karantina mandiri. Sehingga kepada masyarakat tidak usah panik dan tetap ikuti imbauan pemerintah untuk menjaga jarak, selalu pakai masker dan cuci tangan dengan gunakan sabun di air mengalir. [red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *