Kabupaten Siak - 8 Maret, 2020

Ribuan Warga Padati Kawasan Car Free Night Perdana di Siak Sri Indrapura

LayarBerita, Siak – Ribuan masyarakat  memadati kawasan Jalan Mujafar Syah untuk mengikuti peluncuran perdana car free night yang dibuka oleh Bupati Siak Alfedri, Sabtu (7/3/2020) malam. Tampak masyarakat dari berbagai kalangan, baik orang dewasa maupun anak-anak terlihat mengujungi lokasi tersebut.

Meski pada sore hari hujan sempat mengguyur Kota Siak Sri Indrapura sekitarnya, hal ini tak menyurutkan niat pengunjung untuk datang  di kawasan Jalan Mujafar Syah. Masyarakat yang datang tidak hanya orang dewasa, tetapi juga anak-anak, umumnya para pengunjung mengajak anggota keluarga.

Selain pengunjung, para pedagang juga ramai menjajakan barang dagangannya di trotoar sepanjang jalan tanpa kendaraan tersebut

Seorang pengunjung, Suci Krisdayanti, asal Lubuk Dalam mengatakan, dengan adanya Car Free Night (CFN) ini, dirinya berharap Siak semakin maju dan ramai dikunjungi orang.

“Saya dari Lubuk Dalam, tapi sekarang kerja di Siak. Mudahan-mudahan dengan CFN Siak semakin ramai dikunjungi orang,” ucapnya.

Lanjut Suci, Kota Siak semakin asyik ada tempat nongkrong baru dan bebas dari kendaraan bermotor di setiap malam minggu.

Bupati Siak Alfedri, usai meluncurkan Car Free Night di Jalan Sultan Muzaffar Syah, Siak Sri Indrapura mengatakan, tempat itu akan menjadi destinasi wisata baru.  “Tentunya ini menjadi wahana untuk berkreasi dan berkreatifitas anak-anak dan masyarakat Siak. Lewat kegiatan ini pula, kita ingin mengenalkan produk-produk unggulan negeri istana,” terang Alfedri.

Dirinya pun mengajak masyarakat Riau maupun di luar Riau untuk datang ke Negeri Istana. Karena banyak kemasan-kemasan destinasi dan atraksi ke pariwisataan serta kalender even yang menarik di Kabupaten Siak.

Pada kesempatan itu, Alfedri ditemani Ketua DPRD Siak Azmi, Kapolres Siak, Pj Sekda Jamaluddin serta Kadis PU Tarukim dan Camat Siak, meninjau para pedagang makanan maupun minuman, komunitas musik pinggir jalan, komunitas Pejuang Subuh dan lain-lain.

Alfedri pun sempat diajak untuk menari Zapin dan menyumbangkan suaranya bersama Azmi serta mencoba membantu memasak ayam tepung dan mengipasi jagung bakar, yang membuat suasana semakin hangat.

Tak mau ketinggalan sejumlah komunitas dan penggiat seni pun turut memeriahkan kawasan malam tanpa kendaraan tersebut. Seperti Komunitas Tangsi atau Tangan Seni Siak yang memamerkan dan menjual produk kerajinan tangan berupa perahu yang di buat dari barang bekas. [Abb/rel]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *