LayarBerita, Tawau, Malaysia – Sebanyak 131 WNI dari Pusat Tahanan Sementara Tawau dideportasi oleh Pemerintah Malaysia melalui Nunukan, Kalimatan Utara dengan KM Mid East Express, Kamis (3/9/2020) kemarin.

Para WNI tersebut tersangkut masalah hukum dan telah selesai menjalani masa hukumannya.

Dilansir kemlu.go.id, Senin (7/9/2020), WNI yang dideportasi tersebut terdiri dari 103 orang pria dewasa, 22 orang wanita dewasa, 2 orang anak laki-laki dan 4 orang anak perempuan.

Mereka ditahan oleh Pemerintah Malaysia karena berbagai kasus, seperti pelanggaran keimigrasian, penyalahgunaan narkotika, serta kasus kriminal lainnya.

Para WNI itu berasal dari berbagai wilayah di Indonesia seperti Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara Barat & Jawa Timur.

Sebelum kepulangannya, para WNI telah menjalani rapid test Covid-19 yang dilakukan oleh instansi kesehatan setempat.

Sesampainya di Nunukan para WNI ini akan diserahkan dan diproses lebih lanjut oleh pihak terkait di Indonesia antara lain BP3TKI, Imigrasi, kepolisian dan instansi terkait lainnya sebelum kemudian dipulangkan ke masing-masing daerah asal.

Deportasi kali ini merupakan deportasi ke-10 selama tahun 2020 dengan jumlah total deportan sebanyak 1.137 WNI.

KRI Tawau senantiasa mengawal kepulangan dan melakukan verifikasi guna memastikan orang-orang tersebut benar merupakan WNI. (rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *