LayarBerita, Malaysia – Upaya memberikan pelayanan dan pelindungan bagi para WNI di luar negeri, perwakilan Indonesia di luar negeri terus melakukan inovasi-inovasi.

Seperti halnya KRI Tawau yang telah meluncurkan inovasi di bidang konsuler dan imigrasi bertajuk SIMUJALIN (Sistem Temu Janji Online), SINIAJAH (Sistem Antrian Berbasis Wajah), serta SIPITANG (Si Mobil Pintar Datang), Jumat (3/7/2020).

“Progam-program ini diluncurkan agar produk layanan yang diberikan KRI Tawau dapat bisa lebih tepat guna termasuk meminimalisir potensi yang dimanfaatkan oleh para oknum calo yang dapat merugikan para pemohon, selain juga memanfaatkan kemajuan teknologi agar dapat menjangkau masyarakat secara lebih optimal,” ujar Kepala Perwakilan Indonesia di Tawau, Sulistijo Djati Ismojo saat meresmikan progam-program terseut di Gedung Konsulat RI di Tawau.

SIMUJALIN dan SINIAJAH merupakan inovasi di bidang pelayanan konsuler yang dapat menjadikan pelayanan konsuler di KRI Tawau seperti pengurusan paspor menjadi lebih efektif.

SIPITANG merupakan inovasi di bidang sosial-budaya yang merupakan perpustakaan keliling yang disiapkan untuk menjangkau daerah-daerah terpencil di wilayah kerja dalam rangka meningkatkan minat baca dan literasi khususnya di kalangan anak-anak usia sekolah.

Mobil pintar ini kehadirannya dirasa cukup krusial di tengah keterbatasan fasilitas yang tersedia bagi anak-anak CLC di ladang-ladang perkebunan sawit yang umumnya belum banyak tersentuh teknologi dan gadget, sehingga keberadaannya dapat menambah ilmu pengetahuan dan membuka cakrawala wawasan untuk dapat mengejar ketertinggalan dengan anak-anak lain pada umumnya di tanah air.

Perwakilan-Perwakilan Indonesia di luar negeri akan terus berupaya untuk berinovasi demi memperbaiki mutu dan efektivitas layanan bagi para WNI di luar negeri. (rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *