Kabupaten Siak - 7 April, 2020

Pantau Pergerakan ODP, Pemkab Siak Manfaatkan Teknologi Aplikasi Berbasis GPS

LayarBerita, Siak – Untuk mengawasi pergerakan ODP (Orang Dalam Pemantauan) di Kabupaten Siak, yang kini berjumlah 1.439 orang. Bupati Alfedri mengatakan sedang mempersiapkan pembuatan aplikasi pemantauan ODP berbasis GPS.

Aplikasi tersebut saat ini tengah didesain pembuatannya oleh Dinas Kominfo Kabupaten Siak, agar segera dapat dimanfaatkan di masa Tanggap Darurat Bencana Non Alam Covid 19 ini.

Hal tersebut dikatakan Alfedri saat memimpin Rapat Koordinasi Penyajian Data Validasi Covid-19 Kabupaten Siak, di Ruang Rapat Zamrud, Komplek Abdi Praja, Senin sore (6/4/2020).

“Jadi nantinya pergerakan ODP akan terpantau, jika dia keluar dari rumahnya dengan radius 15 meter, akan ada pemberitahuan atau sinyal bahwa ada ODP yang keluar, dan kami segera kami lanjutkan informasi tersebut kepada RT di wilayah tersebut,” ungkap Alfedri.

Selain mendiskusikan metode pemantauan ODP, Bupati Alfedri menyebut rapat juga mendiskusikan sejumlah langkah dan kebijakan Pemkab Siak dalam upaya memutus penyebaran Covid-19, khususnya melalui edukasi Physical dan Social Distancing.

“Kita tidak boleh bersentuhan, menjaga jarak, tidak keluar rumah jika tidak berkepentingan, selalu mencuci tangan, dan sudah adanya imbauan secara nasional untuk memakai masker pada saat harus bepergian keluar rumah”, jelas Alfedri.

Dalam rapat yang turut dihadiri oleh Penjabat Sekda Siak Jamaluddin, Asisten Pemkesra Budhi Yuwono, Asisten Ekbang Hendrisan, serta seluruh pimpinan OPD dan Camat dilingkungan Pemkab Siak tersebut, Bupati Alfedri meminta seluruh camat untuk segera membentuk relawan Covid-19, baik di tingkat kecamatan, kelurahan, hingga di kampung-kampung.

“Sesuai dengan Surat Edaran dari Kementerian Desa, APBKam dapat dipergunakan untuk penanganan Covid-19 di masing-masing Pemerintahan Kampung. Seperti untuk membeli Termogun, handsanitizer, hingga pengadaan masker kain untuk masyarakat,” terangnya.

Selain itu kata Alfedri, nantinya disetiap rumah akan diberikan selebaran berupa imbauan untuk memutuskan penyebaran Covid-19, yang akan disiapkan oleh dinas kesehatan.

“Nantinya seluruh Pemerintah Kampung, diminta untuk memperbanyak dan menyebarluaskan imbauan tersebut ke seluruh rumah yang ada di wilayahnya masing-masing,” papar Alfedri. [Abb/rel]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *