Nasional - 7 April, 2020

Masyarakat Ujung Tombak Pencegahan Penularan Corona, Pemerintah Minta Utamakan Jaga Jarak

LayarBerita, Jakarta –  Guna memutuskan rantai penulatan virus corona (Covid-19), hal yang paling uatama adalah dengan menjaga jarak. Hal tersebut dapat menambah jumlah pasien sembuh dan mengurangi jumlah kasus positif Covid-19 maupun pasien meninggal.

Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 dr. Achmad Yurianto mengatakan, upaya pencegahan penularan Covid-19 merupakan upaya bersama masyarakat. Karena hakikatnya masyarakat adalah ujung tombak untuk menghentikan penularan pandemik Covid-19 di Indonesia.

”Oleh karena itu harus jaga jarak, membatasi aktivitas sosial yang tidak terlalu penting, gunakan masker. Hanya dengan cara itu maka kita bisa lindungi diri sendiri,” ujarnya pada konferensi pers di gedung BNPB, Jakarta, Selasa (7/4/2020).

Selain itu, mencuci tangan sesering mungkin dengan sabun minimal 20 detik dan bilas dengan air mengalir. Jaga kesehatan diri, dan jaga jarak saat berkomunikasi.

Dengan upaya tersebut, tambah dr. Achmad, dapat mencegah penularan dan pasien sembuh akan bertambah banyak. Sementara itu, Selasa (7/4/2020) jumlah pasien sembuh bertambah 12 orang sehingga total 204 orang.

Sedangkan pasien konfirmasi positif bertambah 247 otang, total 2.738, sementara pasien meninggal bertambah 12 orang, total 221.

”Ini menunjukkan masih terjadi penularan, masih ada orang sakit yang ada virus corona dalam tubuhnya, tapi tidak merasakan dirinya sakit dan masih ada di tengah-tengah kita. Ini yang harus segera kita hentikan. Mari patuh, disiplin cuci tangan pakai sabun, disiplin pakai masker, disiplin jaga jarak, dan lebih baik tinggal di rumah,” ujarnya.

Hari ini sampai pukul 08.00 WIB telah dilakukan pemeriksaan 14.354 spesimen untuk PCR. Spesimen tersebut dikirim dari 300 lebih RS rujukan Covid-19.

Selain itu ada 17.190 tanaga medis dan non medis telah direkrut dan bekerjasama dalam satu sistem untuk memutus rantai penularan Covid-19. [kemkes]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *