LayarBerita, Aceh Utara – Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf meresmikan Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Maju di kawasan Simpang Cot Girek, Kota Lhoksukon, Senin (6/7/2020).

BUMG yang tahap awal menjual bahan bangunan tersebut didirikan dengan dana patungan dari 21 gampong yang ada di Kecamatan Lhoksukon.

Dalam sambutannya, Wabub Fauzi Yusuf mengatakan, karena ini modal rakyat, makan  pengelolaannya dapat dilaksanakan secara transparan.

“Harapan kami BUMG ini harus transparan, karena ini modal masyarakat. Berapa keuntungan yang diperoleh dibuat perhitungan secara berkala, dan dipertanggungjawabkan secara transparan kepada masyarakat,” pinta Wabup Fauzi Yusuf.

Fauzi Yusuf yakin dengan unit usaha yang menjual bahan-bahan bangunan dan 21 gampong membelinya ke toko tersebut, BUMG ini akan lebih cepat tumbuh karena adanya perputaran uang yang cepat. Untuk itu, is meminta pengelolaan BUMG harus dijalankan dengan manajemen profesional dan terbuka.

“Ketika ada masalah agar dapat diselesaikan bersama-sama dengan pihak internal. Bicarakan baik-baik dan terbuka, pasti akan ditemukan solusi. Semoga ini bisa menjadi contoh bagi gampong-gampong yang lain. BUMG bersama ini bisa maju,” kata Fauzi.

Sementara pimpinan BUMG Maju Bersama Kecamatan Lhoksukon, M Yunus, mengatakan, BUMG tersebut didirikan atas inisiatif tokoh dan pimpinan gampong dari 21 gampong di Kecamatan Lhoksukon.

Dengan adanya gabungan gampong, maka sharing modal tahap awal bisa didapat lebih besar. Sehingga unit usaha yang bisa dijalankan menjadi lebih menjanjikan dan lebih prospek secara ekonomi, imbuhnya.

Menurut M Yunus, modal awal BUMG Maju Bersama mencapai Rp2 miliar. Melalui unit usaha toko bahan bangunan M Yunus yakin BUMG ini akan mampu menggerakkan roda usaha menjadi lebih cepat. Apalagi didukung oleh masyarakat 21 gampong, yang nantinya akan berbelanja bahan bangunan ke BUMG ini.

Peresmian BUMG Maju Bersama Kecamatan Lhoksukon turut dihadiri sejumlah pejabat dari SKPK Kabupaten Aceh Utara, para pejabat Muspika Lhoksukon, tokoh masyarakat, dan aparatur gampong dalam Kecamatan Lhoksukon. Prosesi peusijuek dilakukan oleh Waled Muzakir, pimpinan dayah dari Kecamatan Lapang. Pada kesempatan itu turut dilakukan acara penyantunan anak yatim. (rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *