LayarBerita, Denpasar  Residivis kasus Skimming kembali ditangkap Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bali berhasil saat masuk mesin ATM untuk mengambil alat plat Deep Skimming.  Polisi menangkap 2 pelaku skimming, yakni Dogan Kimis (45) dan Noldy Wullur (50) di salah satu ATM, Kuta Utara, Badung, Bali.

“Kedua pelaku kejahatan Transnasional ini melakukan aksi dengan cara pencurian data nasabah, yaitu WNA asal Turki dan WNI asal Bandung. Keduanya ini tidak ada hubungan keluarga, tetapi kami akan selidiki keterlibatannya,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Bali, Kombes. Pol. Dodi Rahmawan, Minggu (5/7/2020).

Dirrreskrimum Polda Bali menjelaskan bahwa pelaku WNA asal Turki bernama Dogan Kimis (45) merupakan residivis kasus skimming yang belum lama keluar dari penjara sekitar April 2020 lalu. Pada hari yang sama sekitar pukul 23.00 WITA salah satu seorang pelaku mendatangi mesin ATM dengan berjalan kaki disusul oleh pelaku lainnya.

Sedangkan pelaku bernama Noldy Wullur (50) bertugas sebagai pengantar Dogan Kimis (45) ke TKP untuk memasang alat Skimming. Pelaku memasang alat skiming sebanyak empat kali, dua di antaranya mengambil alat skimming berupa plat Deep Skimming.

“Kejadiannya terjadi pada Sabtu, 4 Juli 2020 sekitar pukul 05.00 WITA terindikasi lokasinya di sebuah swalayan Kuta Utara telah terpasang alat skimming, akhirnya dilakukan pengecekan dan ditemukan kamera tersembunyi,” jelas Dirreskrimum Polda Bali.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dikenakan pasal 30 juncto pasal 46 UU Nomor 19/2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11/2008 tentang ITE dan atau pasal 55 KUHP. [tribrata]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *