Aceh Utara - 3 April, 2020

Tim Gugus Aceh Utara Salurkan APD ke Sejumlah Puskesmas

LayarBerita, Aceh Utara –  Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Aceh Utara telah menyalurkan Alat Pelindung Diri (APD) ke sejumlah Puskesmas di wilayah Kabupaten Aceh Utara. Tetapi sejauh ini, kebutuhan APD tersebut masih kurang dan saat ini sedang didatangkan dari luar daerah.

“Tahap awal sudah dikirm ke semua Puskesmas yang ada. Namun jumlahnya belum memadai, atau masih minim. Sehingga perlu pengadaan tambahan untuk kebutuhan penanganan wabah Covid-19 ini,” ujar Andree Prayuda, Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Aceh Utara, Jumat (3/4/2020).

Menurut Andree, peralatan APD yang sudah dikirim ke Puskesmas tersebut merupakan pengadaan tahap pertama dengan memanfaatkan anggaran pada Dinas Kesehatan sebesar Rp2 miliar.

Adapun barang kebutuhan kegiatan pencegahan dan pengendalian penyakit Covid-19 yang sudah diterima Tim Gugus pada Dinas Kesehatan Aceh Utara adalah alat pelindung diri (APD) sebanyak 100 set, alat penyemprotan 40 set, APD penyemprotan 50 pasang, desinfektan berupa 320 Bayclin, 12 liter Rodalon, 4 kilogram Vikron S, dan thermometer scanner 2 buah.

Sementara barang-barang yang diterima dari Dinas Kesehatan Provinsi Aceh berupa masker N-95 sebanyak 3 kotak, masker medis 60 kotak, baju pelindung 50 buah.

“Sejumlah APD yang telah disalurkan, lebih awal dipesan dengan anggaran yang ada pada Dinas Kesehatan,” terang Andree.

Tim Gugus Tugas, lanjut Andree, terus berupaya keras memenuhi kebutuhan APD bagi petugas medis, baik yang ada di Puskesmas maupun rumah sakit. Begitu juga kebutuhan obat-obatan dan vitamin. Selain itu juga sedang menyiapkan lokasi tempat karantina ODP.

“Semua pekerjaan ini harus diselesaikan dalam waktu secepatnya, khususnya untuk mengantisipasi penyebaran wabah Covid-19 ini. Sedangkan APD tambahan sudah dipesan, akan tetapi sampai saat ini belum tiba, dikarenakan terkendala dengan pengiriman,” tutup Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Aceh Utara. [red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *